DAMKAR KOTA BATAM BEKALI RATUSAN SISWA SMAN 16 BATAM SIMULASI DAN TEKNIK PENANGGULANGAN KEBAKARAN DINI
BATAM, 20 Agustus 2026 – Untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap ancaman bahaya kebakaran, Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Batam memberikan sosialisasi ser...
BATAM, 20 Agustus 2026 – Untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap ancaman bahaya kebakaran, Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Batam memberikan sosialisasi serta simulasi pemadaman api kepada para siswa SMA Negeri 16 Batam, Kamis 20 Agustus 2026.
Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan utama sekolah tersebut diikuti secara antusias oleh seluruh siswa, guru, serta staf sekolah.
Penyampaian Teori dan Pengenalan Potensi Bahaya
Dalam sesi awal, tim instruktur dari Damkar Kota Batam memberikan pemahaman dasar mengenai segitiga api, penyebab umum terjadinya kebakaran rumah tangga maupun lingkungan sekolah, serta langkah-langkah evakuasi mandiri yang aman saat kondisi darurat.
Petugas menekankan pentingnya sikap tenang dan tidak panik ketika mendapati munculnya titik api di sekitar tempat tinggal atau area publik.
Simulasi Pemadaman Api Tradisional dan Modern
Memasuki sesi praktik, suasana semakin riuh dan penuh antusiasme. Tim Damkar memperagakan cara memadamkan api menggunakan metode pemadaman tradisional yakni memanfaatkan kain atau karung goni basah untuk menutupi sumber api dari tabung gas atau drum yang terbakar.
Siswa diberikan kesempatan ikut mempraktekan cara memadamkan api.
Tak hanya menyaksikan demonstrasi dari petugas, beberapa perwakilan siswa dan siswi juga diberikan kesempatan langsung untuk mempraktikkan teknik memadamkan api dengan karung goni basah di bawah pengawasan ketat instruktur.
"Kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada para siswa agar mereka memiliki mental yang tenang dan tahu tindakan tepat yang harus dilakukan jika terjadi keadaan darurat di rumah maupun di sekolah," ujar salah satu petugas Damkar di lokasi kegiatan.
Selain metode tradisional, petugas juga mengenalkan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) serta armada mobil pemadam tangki kecil yang disiagakan di lokasi untuk memberikan gambaran penanganan kebakaran skala menengah.
Pihak sekolah menyambut baik dan mengapresiasi kehadiran Tim Damkar Kota Batam. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi sarana edukasi teknis, tetapi juga membentuk budaya sadar keselamatan (safety culture) di lingkungan pendidikan Kota Batam.